Welcome

Review Film Maleficent : Mistress Of Evil, Maternal Love Never Get Old

Review Film Maleficent : Mistress Of Evil Tahun 2019 yang dibintangi oleh Angelina Jolie dan Elle Fanning serta Michelle Pfeiffer. Ini adalah film kedua dari film Maleficent pertama yang dulu tayang tahun 2014.

Mari kita review film Maleficent yang pertama mengisahkan bagaimana sang putri Aurora sampai kena kutukan lalu tertidur lalu berhasil dibangunkan oleh true love kiss. Bedanya dari film Sleeping Beauty, Maleficent merupakan film dari sudut pandang si penjahat yang mengutuk tuan putri yang bernama Maleficent. Disini diceritakan alasan si Meleficent sampai tega mengutuk tuan putri yang tidak berdosa, karena dia telah dikhianati oleh sang kekasih dan mencuri sayapnya hanya karena ingin berkuasa. Namun karena pesona tuan putri yang ceria, bahkan telah menganggap Maleficent sebagai ibu angkatnya membuat Maelficent jatuh hati padanya sehingga timbul lah rasa sayang bahkan ingin mencabut kutukan namun tidak bisa, sehingga sang putripun kena kutukan tidur selamanya. Maleficent berusaha untuk membangunkan putri Aurora dengan mendatangkan sang Pangeran Philip yang mungkin bisa memberikan true love kiss namun tidak ada reaksi apa-apa. Pada saat Maleficent mengucapkan isi hatinya bahwa dia sangat menyesal dan mencium keningnya putri Aurora, secara mengejutkan sang putri terbangun karena ciuman yang tulus dari orang yang sangat mencintainya yaitu Maleficent.

Nah adari film pertama kita telah mengetahui bahwa Maleficent yang sebelumnya jahat yang telah mengutuk putri Aurora menjadi sangat sayang kepada Aurora. Maka di Film kedua ini diceritakan bagaimana kasih sayang seorang Ibu kepada anaknya. Di awali dengan adegan dimana sang Ratu dari Moor, Aurora di lamar oleh pangeran Philip dari kerajaan Ulstead. Maka dengan pernikahan ini akan menyatukan dua kerajaan dan dua dunia antara manusia dan peri. Namun tak semudah itu menciptakan perdamaian dunia. Karena kedua orang ibu antara kedua belah pihak tidak setuju, baik Maleficent sebagai ibu angkat Aurora dan Ingrith sebagai ibunya Philip. Sehingga terjadi kekacauan yang menyebabkan sang Raja John dari kerajaan Ulstead kena kutukan yang katanya Maleficent yang melakukan, sehinga Maleficent kabur dan hilang.

Tadi kita telah membahas bahwa maleficent sayang banget dengan Aurora, dia akan emosi atau murka kalau ada yang mengganggu atau menyakiti Aurora apalagi kalau ada yang berusaha mengambil Aurora darinya. Inilah yang dimanfaatkan Ratu Ingrith sengaja memancing kemarahan Maleficent dengan mengatakan bahwa dia kan menjadi Ibu yang sesungguhnya untuk Aurora dan Aurora akan tinggal di kerjaan Ulstead dan menjadi anaknya. Gimana gak emosi Maleficentnya coba, anak kesayangan satu-satunya mau direbut ya gak relalah dia. Karena emosian sehingga dia mudah kena serangan dan terluka.

Di film ini kita mengetahaui bahwa Maleficent tidak sendirian, bahwa ternyata masih banyak Dark Fey kaum yang sama denganya, merekalah yang menolong Maleficent dan membujuknya untuk menyerang manusia, karena manusia hanya membuat keburukan dan kerusakan di muka bumi.

Putri Aurora juga ikut menyalahkan atas yang terjadi pada raja John karena saat kejadian dia juga melihat Maleficent sangat murka dan mungkin bisa jadi memang Maleficent yang mengutuk sang raja karena dia saja tega mengutuk dirinya apalagi raja John. Disinilah banyak para penonton yang kesal dengan putri Aurora, kok gak percaya dengan Maleficent, lebih percaya sama pihak kerajaan yang baru di kenal , dia udah dibutakan oleh cinta dan segala macamnya. Nah disini kita akui Aurora memang sedikit bodoh karena langsung aja percaya dengan apa yang diucapkan oleh calon mertuanya dan tidak mempercayai Ibu angkatnya sendiri. Seperti yang kita bilang tadi fakta bahwa Ibu angkatnya itu 1. Penyihir/ peri, 2. Dia lagi murka, 3. Dia memang pernah mengutuk bahkan Aurora sendri yang kena kutukan, 4. Sang raja tiba-tiba pingsan. Jadi wajar jika Aurora merasa bahwa Maleficent mengutuknya karena marah atas apa yang di katakan si calon mertua dan melampiaskannya kepada sang raja.

Tapi Aurora cukup cerdas dan gak bodoh-bodoh amat, karena dia langsug curiga ketika di beri bunga oleh Philip yang katanya pemberian sang Ibu, Aurora langsung mencari tahu dan menemukan fakta bahwa bukan Maleficent yang melakukan kutukan kepada sang raja. Disini kita juga melihat perjuangan Aurora menyelamatkan kaum Moor dan menyelamatkan Maleficent. Menyelamatkan Maleficent? Yup Aurora mencoba mencegah Maleficent membunuh sang ratu karena Aurora tidak mau Maleficent menjadi jahat kembali, dia tahu dia salah karena tidak percaya Maleficent sebelumnya dan juga karena dia tahu bahwa Maleficent adalah Ibunya bukan saja ibu angkat tapi benar-benar sebagai ibu, se sayang itu sebanarnya Aurora pada Maleficent. Terus terang pada adengan ini sangat mengagetkan ketika maleficent rela berkorban demi sang anak. Apabila film pertama ada true love kiss, nah di film kedua ada true love tears, dengan air mata cinta tulus Aurora membuat Maleficent kembali bangkit menjadi Phoniex karena dia memang keturunan langsung Phoniex yang sejarahnya memang bisa bangkit dari kematian.

review film maleficent

Kasih sayang Ibu dan anak ini sangat dalam, pada awalnya Maleficent sangat marah kepada Aurora bahkan dia telah menganggap bahwa dia tidak punya anak, namun ketika Aurora cuma mengatakan bahwa dia adalah ibunya itu saja sudah meluluhkan hati Maleficent lagi. Itu sudah cukup membuat Maleficent mempertaruhkan nyawanya berkali-kali untuk Aurora. Adengan yang menghatkan hati dan sedikit lucu namun artinya dalam adalah ketika Aurora menanyakan ke Maleficent “maukah kau menyerahkan ku?” Maleficent langsung menjawab singkat “never”. Padahal maksud Aurora adalah mau kah Maleficent mengantarkannya ke pelaminan. Tapi satu kata itu telah menjelaskan bahwa Maleficent akan selamanya di samping Aurora.

Film kedua ini tidak kehilangan humornya dari film pertama, di film kedua juga diperlihatkan kikuknya Maleficent bagaimana dia latihan untuk persiapan makan malam dengan kerajaan Ulstead. Kelebihan film kedua adalah cita film pertama adalah bagaimana Maleficent jatuh cinta ke Aurora maka yang kedua adalah bagaimana dia mempertaankan cintanya pada Aurora.

Kisah tentang cinta ibu dan anak memang jarang apalagi populer maka dengan ada nya film Maleficent ini setidaknya bisa jadi pelajaran atau pengingat, bahwa ibu kita rela kerkorban atau melakukan apa saja untuk kita, itu saja Maleficent bukan ibu kandung bisa segitu sayangnya dengan Aurora, apalagi ibu kandung kita pasti sangat cinta dengan kita. Jangan pernah pertanyakan lagi kasih sayang ibu kita, pasti ibu kita cinta sama kita, tapi mungkin bagaimana dia mengaplikasikannya mungkin berbeda-beda tapi yang pasti itu ibu cinta kita.

Sekian review fil Maleficent : Mistress Of Evil, film yang ada cerita kasih sayang ibu dan anak bisa di klik disini https://wartahallyu.com/kasih-ibu-berbuah-emas-tidak-percaya-saksikan-film-69-detik/

Nih kalau ada yang pengen koleksi Maleficent https://competitions.disney.id/maleficent/?int_cmp=dcom:web:maleficent-contest&utm_campaign=maleficent-contest&utm_source=dcom&utm_medium=web

Leave a Reply

Your email address will not be published.